Seluma, Jendelapublic.id – Menekan angka kematian pada ibu dan bayi di wilayah Kabupaten Seluma. Ketua TP PKK Kabupaten Seluma Dr. Mega Ayu Variza, MARS., meminta kader Posyandu dan Kesehatan untuk lebih aktif jemput bola ke Desa-desa.
Ia menegaskan, langkah ini dilakukannya karena dinilai sangat penting sebagai upaya untuk menekankan penurunan angka kematian pada ibu dan bayi yang saat ini masi menjadi persoalan serius di Kabupaten Seluma.
“Untuk menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Seluma, saya minta Kader Posyandu dan Kesehatan untuk lebih aktif jemput bola ke desa melakukan pengecekan kesehatan pada masyarakat, terutama pada ibu hamil,” tegas, Selasa 10 Maret 2026.
Diungkapkan Ketua TP PKK Kabupaten Seluma, berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma. Di tahun 2025 lalu, kasus kematian bayi di Seluma mengalami peningkatan sebanyak 10 kasus dibandingkan tahun 2024.
Bila di tahun 2024 ada kematian bayi sebanyak 20 kasus, di tahun 2025 kasus kematian bayi tersebut ada sebanyak 30 kasus.
Dan ini diakibatkan hampir keseluruhannya faktor berat badan lahir rendah pada bayi yang lahir kurang dari 2.500 gram. Sehingga bayi tersebut lebih rentan mengalami masalah pernapasan, infeksi, kesulitan makan dan gangguan tumbuh kembang lainnya yang mengakibatkan meninggal dunia.











